Friday, September 30, 2011

Scones




Asli kali ini berasa Cinderella, ngebut posting sebelum jam 12 malam teng waktu Jakarta, sebelum gerbang KBB digembok :))

Jauh2 hari udah kasih notification kalau ada kemungkinan besar, 90% ga bisa ikutan tantangan kali ini. Maklum, lagi keluar rumah (baca:pulang kampung) selama lebaran, jadi agak2 alergi gitu masuk dapur...hihihihi!

Eniwei, ternyata setelah masa2 mudik usai, disela sela kesibukan bolak balik ke centre buat placement and catch up assessments, masih ada kesempatan (dan keinginan) untuk ngebake. Bikin scones ini jam setengah 4 sore, jam setengah lima jadi, putu2 sebentar, jam setengah enam udah meluncur ke masjid. Pulang dari masjid jam 11 malam, buru2 aplot putu en posting deh :) Alhamdulillah ga jadi absen....sesuatu bangeeeedh! :p

Scones ini buatnya gampang en cepat pulak. Rasanya enak dan empuk. Kali ini, scones-nya aku buat tanpa tambahan pemanis apapun. Ngga...ngga pakai coklat chips. Ngga pakai blueberry juga. Pokoknya plain. Niatnya mau dimakan dengan olesan selai Marmalade dan ditemani dengan secangkir white tea atau teh susu. Oh yum!!



Sayang penggunaan baking powdernya mutlak banyak, sedangkan Pumpkin ga bisa menikmati makanan yang menggunakan bahan kimia berlebihan seperti bp, bs, dll, dsb...walhasil scones ini hanya bisa dimakan oleh eykeh, eykeh dan eykeh. *GUBRAKS!

Yuk dibikin yuuuks! Ini resepnya:



Scones:
Sumber: Edmonds Cookery Book, NZ.

Bahan:
Untuk 12 potong
3 cups tepung terigu
6 sdt baking powder
¼ sdt garam
75g mentega
1 - 11/2 cup susu segar
ekstra susu

Cara Membuat:
1.Ayak tepung, baking powder, dan garam ke dalam mangkuk.
2.Masukkan mentega dan remas hingga berbulir2 seperti remah roti.
3.Tambahkan susu dan aduk cepat menggunakan pisau sampai adonan lembut.
4.Gilas beberapa kali.
5.Tabur tepung sedikit ke atas baking tray. Letakkan dan tekan-tekan adonan scones di atas baking tray. Iris 12 potongan yg sama. Sisakan jarak 2cm antara satu scones dengan yang lainnya. Olesi susu segar di atas scones.
6.Panggang dengan oven 220C
selama 10 menit atau hingga matang kecoklatan.

Sunday, July 31, 2011

Rich Chocolate Tart




Menikmati tart ini sambil membayangkan berada di negerinya pangeran William...hahaha! Ngga nyambung, yang nyambung kalau makan tart ini sambil menyeruput English tea.

Bukan resep KBB namanya kalau ga bikin ketagihan, hihihi! Rasanya nyoklat, sesuai dengan selera aku yang coklat minded. Supaya fillingnya 'nendang' jangan lupa pakai dark chocolate yang kualitas okeh yaaa....

Enjoy!

Rich Chocolate Tart
Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.


Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP, lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Panaskan oven, suhu sedang (moderate).

Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.

Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow).

Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. Masukkan krim, coklat dan ekstrak. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.

Tuesday, May 31, 2011

Lemon Cheesecake



KBB kali ini temanya cheesy fun, sudah pasti dengan bahan utama kwejuuuh...nom, nom, nom :)

Begitu terima surtjin, niatnya buru2 nge'bake, mumpung masih punya waktu en belum 'tenggelam' sama tugas2 sekolah. Langsung deh ke spm dekat rumah yang jauhnya selemparan sendal jepit, langsung nge'bake, langsung dapurnya wangi dan langsung habis sama Pumpkin, (boro2 bisa ngirim mum, udah ludes duluan ajah gitu). Untungnya sempat terselamatkan sepotong en di foto.

Yang jadi masalah adalah, setelah di putu, lupa ajah gitu blon di donlot dari kamera, huaaaa!! Sampai kemarin tgl 30 May, kepikiran ada sesuatu yang belon di submit, kebingungan telepon temen2 sekelas, nanya assignment apah yang harus disubmit akhir bulan ini. Tapi mereka bilang ngga ada, yang ada presentasi yang due-nya tgl 3 Juni.

Alhamdulillah gara2 sabtu kemarin ke pengajian bikin brownies en Senin pagi ada yang telepon minta resepnya, aku bilang supaya mampir ke blog-ku ajah en langsung keingetan KBB! Ampuuun, ternyata yaaaah, bikinnya dari minggu pertama tapi submitnya akhir bulan. Maapkeun yah ibu ibu host.... :)

Eniwei, tanpa diragukan lagi, lemon cheesecake ini rasanya enyak dan ngeju. Bahan yang dipakai benar2 sesuai dengan resep kecuali 2 subtitutes, yaituuuu.....tentu saja wine dicoret, diganti juice orange dan manisan apricot-nya aku ganti dengan apricot jam karena Pumpkin alergi dengan pengawet yang terkandung dalam manisan.

Monggo, dicoba resepnya...ketagihan ngga dijamin yaaaa :)



Bahan2nya lumayan beraneka ragam, kalu ga diintip baik2 resepnya en ngga dikeluarin semua, pasti deh ada kemungkinan bahan yang 'keselip'.... :D



Alhamdulillah nyari 'mas karyo' en 'mas riki' ini ga susah, di tiap supermarket pasti ada, jadi aku ga perlu repot2 bikin.....



Lemon Cheesecake
Sumber: Successful Baking

Bahan-bahan :
Untuk 8-10 porsi
1/2 cup orange juice
75g sultanas
150g mascarpone
400g ricotta
125g gula kastor
2 btr telur, pisahkan kuning dan putihnya
3 buah lemon, parut kulitnya
60g tepung terigu
80g manisan apricot, iris tipis

Crust:
30g mentega tawar
185g kacang2an, haluskan
8 sdt gula kastor
4 sdt dark brown sugar
½ sdt bubuk kayu manis
¼ sdt bubuk mixed spice

Panaskan oven 170C. Siapkan loyang ukuran 23cm, olesi dasar dan sisi2 loyang dengan mentega leleh. Alasi dasar loyang dengan baking paper, lalu olesi mentega leleh.

Panasi port, orange juice, dan sultanas di dalam panci selama 5 menit. Angkat dari api, tutup dan biarkan selama 15 menit.

Crust: panaskan mentega hingga leleh, masukkan kacang2an, semua gula dan rempah-rempah; aduk rata. Letakkan di dasar dan sisi loyang, tekan-tekan supaya padat dan melekat.

Kocok mascarpone dan ricotta hingga lembut, lalu masukkan gula, kuning telur dan parutan kulit jeruk, lalu masukkan tepung, aduk hingga rata dan lembut. Masukkan campuran sultanas-port-orange juice dan apricots.

Kocok putih telur di dalam mangkuk yang bersih dan bebas lemak hingga soft peaks. Masukkan putih telur kocok ke dalam campuran keju. Tuang ke dalam loyang, ratakan permukaannya.

Letakkan loyang ke atas loyang oven/loyang biscuit (oven tray/baking tray), panggang selama 1 jam, atau hingga permukaan cheesecake set tengah2nya dan berwarna emas kecoklatan di sekelilingnya. Matikan oven. Biarkan cheesecake di dalam oven dengan pintu dibuka sedikit selama 50-60 menit.

Keluarkan cheesecake dari oven. Gunakan pisau tumpul secara perlahan ke sekeliling cheesecake, lalu biarkan hingga betul2 dingin. Keluarkan cheesecake dari loyang dan dinginkan dalam kulkas selama 2 jam sebelum disajikan.

Tips: olesi mentega leleh ke sekeliling loyang agak tebal sehingga crust kacang akan terbalut secara merata.

Thursday, April 21, 2011

Bolu Kukus Coke Zero



Pernah ngga mengalami patah hati gara2 bikin kue trus hasilnya gagal??

Aku pernah, sering malah... hihihi! Tapi baru kali ini merasa sediiiiiih banget, hatiku hancur, gundah gulana, risau dan GALAU...huhuhuhu....*lebay* Dulu pas bikin bolu kukus yang pertama kali emang sukses bantatnya, tapi aku ga terlalu sedih karena tahu bantatnya gara2 aku-nya yang tiba2 ilang mood en terlalu sebentar mengocok adonan.

Tapi kali ini....

Semua bahan2nya udah benar, pengocokan udah oke dan bisa tertawa ngakak alias mengembang sempurna, tapi gara2 peralatan yang kurang menunjang, walhasil bantat lagi! Hiks sejuta kali :((






Ini adonan-nya cantik sekali yaaaa? Rainboooww over the windooowww.....






Kukusan listrik tingkat tiga ini yang aku pakai buat mengukus sang bolkus. Karena kelihatan banyak mengeluarkan "keringat" aku cuma pake tingkat kedua, diisi 5 buah cetakan dan tidak lupa tutupnya aku bungkus dengan lap.






Mekar dengan sempurna....! Yay, sempet goyang goyangin udel saking girangnya! Ehhhm, tapi kok sekeliling kukusannya "keringetan" banget yah? O'emji! Alamat gagal nih!






Kalu menurut Bu Fat, salah satu faktor penyebab bolkus yang bantet adalah kena cipratan air pada saat dikukus. Yaaah, ngga heran deh! Pas dibuka tutup kukusannya, sang bolu langsung melenyot dengan sukses!! Ga ada cara lain kecuali melapisi dasar sang kukusan dengan lap (habis lobangnya pada gede gede banget sih). Tingkat teratas juga aku alasi lap, supaya atas-bawah ngga kecipratan air gituuu.....






Udah yakin banget ga bakalan berhasil dengan sang kukusan tingkat 3, nekat ngeluarin panci kukusan yang secuprit (biasanya buat ngukus sayuran). Jadi ngakak deh...maksudnya aku yang ngakak ngeliat bolkusnya mengembang tapi sesek sampe ke tutup pancinya...hihihi, kesiyaaan...mo tambah mengembang tapi ga ada ruang. Itu ajah tutupnya sengaja ngga aku alasin lap, kalu dialasin malah adonannya nempel ke lap-nya kali...hiaaahahahah!!





Beginilah hasil akhir sang bolkus. Warnanya rame euuy...cantik yah? Kalu ngga bantet pasti lebih cantik lagi, hihihi! Ya sudahlah, pasrah ajah...emang ga punya kukusan yang memadai, jadi belum bisa menghasilkan bolkus yang sempurna. Masa' mo bela2in beli kukusan tinggi cuma gara2 bikin bolkus doang? Padahal bikinnya juga blon tentu setahun sekali, hihihihi!






Allrighty.....wahai cetakan bolkus, maapkeun pemilikmu ini yaaaa! Kalian aku pensiunkan sampai waktu yang tidak bisa ditentukan....



Oh iyaaaaa, hampir lupa! Ini resepnya asli dari Bu Fat, cuma diganti air soda-nya ajah. Dinamakan Coke Zero karena aku ngga punya soda jernih atau sprite di kulkas. Adanya Coke Zero, jadilah bolkus rasa coke zero :)

Bolu Kukus Serba 200
By Fatmah Bahalwan

Bahan :
200 gr gula pasir
2 btr telur
200 gr tepung terigu
200 ml air soda (misal: Sprite)==> Aku ganti dengan Coke Zero
1 sdt emulsifier (misal: SP)

Cara membuatnya:
1. Taruh semua bahan dalam wadah, kocok dengan hand mixer sekaligus hingga kental.
2. Ambil sebagian, beri warna sesuai selera.
3. Tuang kedalam cetakan bolu kukus yang telah dialasi kertas, adonan putih dan adonan warna.
4. Kukus dalam dandang yang telah beruap banyak selama 20menit.

Thursday, March 31, 2011

Made In Indonesia: Kue Sus with Spun Sugar



Alhamdulillah akhirnya berhasil menyelesaikan Pe’eR KBB!. Tadinya mau izin skip tantangan bulan ini karena kesehatan yang menurun setelah menjalani operasi ringan di lambung. Belum lagi menyelesaikan tugas2 sekolah yang sepertinya ga ada habis2nya…hiks! Tapi rupanya Allah masih mengizinkan aku masuk dapur en ber-repoowwt-repoowwt ria, hihihihi!

Kalu menurut curhat-curhatan di milis sih, bikin Spun Sugar ini rada sulit en tricky. Terutama dibagian bikin karamel gulanya. Harus pas konsistensinya, ga terlalu kental en ga terlalu cair. Kalu buat aku, kuncinya cuma satu, sabar menunggu! Dari gulanya mulai mendidih sampai menjadi karamel, kira2 memakan waktu 30 menit dan pakai api yang super keciiiil….! Pertama kali bikin en langsung jadi bow! Maapkeun kalu bikin iri ibu2 en mbak2 yang sampai bikin berkali-kali yaaa… Hehehehe!

Eniwei, monggo dilihat ajah proses bikinnya yah, tadinya mau dibikin pidio, tapi takut kelihatan lebay ah, bukan propesional pulak, wkwkwkwk!




Saat sang karamel masih panas, spun sugar yang terbentuk sangat halus seperti benang. Kalau dimakan cepat sekali lumer di mulut...oh YUM!



Sedangkan penampakan spun sugar yang terbentuk saat karamel sudah mulai agak dingin tampak seperti gambar diatas. 'Benang-benangnya" agak tebal, dan tajam (harus super hati2 mengangkatnya karena ketajamannya seperti jarum...eh beneran lhoow!). Saat dimakan harus pelan2 mengunyahnya karena tidak cepat lumer dan beresiko melukai gusi, hihihihi!



Untuk step by step pembuatan spun sugar-nya, silahkan ditengok gambar diatas dengan seksama, hihihi! Peralatan yang digunakan sangat sederhana alias ala kadarnya :) Penyangga dari 2 buah thong (apa yah bhs indonesianya? jepitan barbekyu itulooooh, hihihi!), sedangkan alat buat nyiprat-nyiprat karamelnya (duh, bahasanya ngga teoritis banget sih, hihihi!) dibuat dari rolling pin yang ujung2nya diikat skewer, hiaaahahahah! Pokona mah, tiada wisk gundul rolling pin pun jadi!

Untuk resepnya, aku buat kue sus alias profiterol resepnya mbak Riana yang udah pernah aku posting sebelumnya disini.



Sedangkan resep spun sugarnya sendiri sbb:

Spun Sugar (Angel’s Hair)
Sumber: Dessert Techniques by Le Cordon Bleu Cooking Schools

Alat: Pakailah whisk yang sudah tidak dipakai tetapi masih bagus (tidak karatan), lalu pakai wire cutter, potonglah jari-jari whisk di ujung (yang melengkung), sehingga whisk anda akan ‘gundul’. Gunakan whisk ini untuk membuat spun sugar.

Silakan pilih:
Medium use 1 ¼ cups sugar to 1 cup water.
Heavy use 1 ¼ cups sugar to ⅞ cup water.

Method :
1. Heat the sugar syrup to 311 F then plunge into a pan of cold water to halt the cooking process.
2. Cover your work surface with parchment paper. Holding a rolling pin in one hand over the paper, dip the whisk into the sugar syrup and flick it back and forth over the rolling pin so that railing threads are formed.
3. Gently gather up the strands and fold them back over the rolling pin. Loosen and lift them or slide them off the pin gently.
4. Break the sugar in half and gently shape each half as desired in your hands.