Showing posts with label masakan (ayam). Show all posts
Showing posts with label masakan (ayam). Show all posts

Sunday, July 18, 2010

Siomay



Siapa yang ngga kenal siomay? Saking populernya, anak balita ditanyain siomay ajah tau lho...hihihi! Pokoknya makanan yang dijual abang2 pake gerobak dorong melewati komplek2 perumahan pasti tenar deh!

Selama disini sudah sering makan siomay, dari mulai beli di Nelayan sampai dibuatkan mbak Mercy yang cantik dan baik hati. Siomay buatan mbak Mercy itu enaaaak sekali, seperti makan siomay asli dari Bandung. Ngga heran, wong mbak Mercy berasal dari Bandung kok... hihihihi!

Tapi sayangnya siomay yang aku buat ini resepnya bukan dari mbak Mercy (setiap ketemu lupa melulu mau tanya resepnya...hiks!) melainkan dari blog tetangga. Lumayan rasanya enak juga kok :) Berikut resep yang aku dapatkan dari blognya mbak Agnes, monggo...silahkan dicoba :)

Siomay

Bahan:
2 ons daging ayam dicincang
1 ons udang dicincang
2 ons ikan tuna/tenggiri dihaluskan
1 ons tepung tapioka/aci
2 sendok makan ebi digoreng dan diuleg lemes (aku ngga pake)

Bumbu :
4 siung bawang putih
4 siung bawang merah
1 sdt merica
1 sdt gula
1 sdt garam
5 sdm kecap ikan

Cara Membuat:
1. Semua daging dan bumbu diuleg/blender/mixer, lalu diuleni pake tangan.
2. Tambahkan air biasa 150 cc boleh ditambah lagi max 50 cc, disesuaikan, pokoknya tidak terlalu cair, juga tidak terlalu keras.
3. Setelah semua tercampur, harus langsung dibentuk. Kalo pake tahu jangan lupa tahunya rendam pake air garam dulu

Setelah itu, kukuslah kurang lebih setengah jam…

Resep sambelnya
Bahan:
100 gr cabe rawit/merah
1,5 sdt garam
4 sdm gula 4 sdm.

Cara Membuat:
1. Semua diuleg lemes/blender lalu digoreng sampai matang, baru masukan kacang suuk 250 gr yang telah digoreng ditumbuk.
2. Kemudian beri air 450 cc, setelah agak asat angkat. Bila mau dimakan tambahkan kecap dan jeruk limo…

Atau bisa juga dari resepnya keluarga Nugraha, katanya lebih enak :

200 gr kacang tanah goreng
50 gr kemiri sangrai
3 siung bw putih goreng
2 cabe merah kukus
garam secukupnya
gula secukupnya
kecap sedikit
100 ml air
jeruk limau
daun jeruk

Fire Chicken





Kenapa namanya pake "fire" segala sih? Dimana api-nya? Hihihi! Api-nya sih ngga kelihatan tapi selesai makan, mulut terasa terbakar sampai harus memanggil pemadam kebakaran... hahahah... *lebay sangat*

Ini resepnya ngarang sendiri, tapi ternyata rasanya mantab, bikin nambah lagi dan nambah lagi (doyan ini mah, LOL). Ngga nyesel masak 3 buah paha bagian bawah yang masing2 dibagi 3 pcs, karena sebagian bisa disimpan di kulkas dan dimakan buat malam berikutnya :)

Fire Chicken

Bahan:
3 buah paha ayam bagian bawah
minyak untuk menumis
1 cup susu cair
1 cup air

Bumbu dihaluskan:
20 buah cabe kering
4 butir bawang merah
2 butir bawang putih
2 cm jahe
2 cm daun sereh
3 lembar daun jeruk
gula & garam secukupnya

Cara membuat:
1. Panaskan wajan, masukkan minyak dan tumis bumbu sampai harum.
2. Masukkan ayam, masak hingga berubah warna, masukkan air, aduk2.
3. Setelah air menyusut, masukkan susu, aduk2 dan biarkan kurang lebih 10 menit sampai agak mengental, matikan api dan hidangkan panas2 dengan nasi putih.

Sunday, February 21, 2010

Sate Ayam

Sate ayam ini salah satu pelengkap nasi kuning yang aku buat selain sate kambing dan sate sapi. Kebayang dooong pegelnya nusuk2 daging ayam ini ke skewer alias tusuk sate-nya...hihihi!



Sate Ayam

Bahan:
6 buah dada ayam skin off (kira2 @ 300 gr) atau sekitar 2 kg daging ayam
5 sdm kecap manis
minyak secukupnya untuk menumis
120 tusuk sate

Bumbu yang dihaluskan:
4 sdm peanut butter
10 siung bawang merah atau 3 siung onion ukuran besar
6 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
2 sdt kunyit
2 sdt asam jawa
garam secukupnya
gula jawa secukupnya

Cara Membuat:

1. Potong2 dada ayam dengan ukuran sesuai selera
2. Panaskan minyak dan tumis bumbu halus sampai harum
3. Aduk2 potongan ayam dalam bumbu dan bubuhi dengan kecap manis, garam dan gula.
4. Marinate / diamkan semalaman dalam kulkas supaya bumbu meresap
5. Tusuk daging pada skewer dan panggang sambil sekali sekali dioles kecap.

Thursday, February 4, 2010

Ayam Bakar (Resepnya Wong Solo)

Sebetulnya sih ini ayam bakar biasa, tapi karena resepnya asli dari wong solo alias my mommy jadinya aku kasih judul 'ayam bakar wong solo'...hihihihi!

Buat orang yang mood-nya agak aneh seperti dirikuh ini (ngaku ajah deh) yang kadang2 ditengah2 memasak tau2 merasa males (apalagi kalau proses penyiapan en memasaknya memakan waktu), resep ayam bakar wong solo ini cukup efektif. Maksudnya, kalau ditengah2 proses pemasakan merasa bosan, bisa langsung dimakan deh...wakakaka...my mommy ajah ketawa waktu aku ceritain kek gini.

Resep ayam bakar ini ngga cuma di-marinate (dibumbuin, dibiarkan bbrp jam) trus dibakar di grill, tapi harus dimasak dulu beserta bumbunya dan diungkep, setelah itu baru dibakar. Nah, kalau misalnya baru pada proses memasak ayamnya trus aku mulai bosen, bisa langsung dimakan ajah deh tu ayam tanpa dibakar karena udah mateng...hihihih!

Berikut resepnya, mudah2an cocok di lidah...(udah di cicipin sama teman2 pengajian yang rata2 ibu2 mahir memasak, katanya sih enyaaak enyaaak...alhamdulillah).

Ayam Bakar (resepnya wong solo)

Bahan:

1 dada ayam (fillet skin off) + 4 sayap ayam
2 lembar daun salam
1 batang serai
5 sdm kecap manis
2 sdm air asam
gula merah secukupnya
3 sdm madu
1 kaleng santan (400 ml)
300 ml air
minyak secukupnya untuk menumis

Bumbu2 yang dihaluskan:
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt kunyit bubuk
1 sdt jahe bubuk
1 sdt ketumbar bubuk
2 sdt lengkuas bubuk

Cara Membuat:

1. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum
2. Masukkan ayam dan bumbu2 lainnya, aduk.
3. Masukkan santan dan air, masak hingga mengental
4. Dinginkan, masukkan dalam wadah kedap udara dan simpan dalam kulkas, awet selama seminggu sebelum dibakar. Ayam yang sudah matang ini bisa langsung dimakan tanpa dipanggang (kalau malas memanggang).
5. Keluarkan ayam dan panggang diatas grill pan.

Note: bila ingin awet, masukkan ayam yang telah dibumbui ke dalam freezer, tahan selama sebulan. Apabila mau dibakar, keluarkan semalam sebelumnya atau bila masih beku dan ingin buru2 dibakar, dikukus dulu selama 10 menit.

Wednesday, January 27, 2010

Pangsit Ayam

Pangsit ayam basah ini adalah pelengkap dari mie ayam jamur yang udah aku posting sebelumnya. Buatnya super duper muper simple, hasil pemikiran aku sendiri, ehmm...ga meyakinkan yah? Hahahah! Tapi hasilnya...dan soal rasa?? Jangan ditanya, pumpkin ajah nambah 2 kali...hihihi...gembul itu mah!


Ini dia resepnya :)

Pangsit Ayam

Bahan:
500 gr daging ayam cincang
2 butir bawang putih
1 batang daun bawang, iris tipis
1 butir telur
1 sdm tepung maizena
1 sdm minyak wijen
1 sdm kecap asin kikoman
1 sdm saus tiram
gula, garam dan merica secukupnya
1 bungkus kulit pangsit (wonton skin) isi 20 lembar
1 liter air kaldu, bisa dibuat dari rebusan 1 l air + 4 buah sayap ayam

Cara Membuat:
1. Bawang putih digeprak / dirajang halus, masukkan dalam mangkok ukuran sedang untuk mencampur adonan, masukkan daging ayam cincang
2. Masukkan telur, tepung, minyak wijen, kecap asin, saus tiram, aduk rata. terakhir masukkan daun bawang dan aduk rata lagi.
3. Ambil 1 lembar kulit pangsit, isi dengan 1 sdt ayam cincang, lipat membentuk kuncup
4. Masukkan kedalam panci air kaldu yang sudah mendidih dan masak sampai pangsit mengambang.
5. Sajikan dimangkok yang sudah diberi sedikit garam dan 1 sdt minyak wijen, taburi dengan daun bawang.

Monday, January 25, 2010

Mie Ayam Jamur

Disukai semua orang, tua dan muda, cucok dimakan disegala waktu, pagi, siang, sore ato malam...hehehehe! Makanan segala kalangan deh pokona. Dari mulai dijual abang2 pake gerobak yang mangkal (ah, jadi teringat mie ayam bangka ala warung rumahan di setia budi, belakang kantorku dulu di sudirman-jakarta selatan) sampai mie ayam naik pangkat di mall-mall en di gedung bertingkat (bakmi GM di jalan sunda, belakang sarinah thamrin).

Kemarin2 ini sempat 'dipanas-panasin' sama teman2 back home lewat fesbuk, mengingatkan tentang nikmatnya mie ayam roxy di sabang. Mie panas2 mengepul, taburan ayam jamur yang manis asin, ditambah sambel yang 'menggigit' lidah...slurrp!!!

Tapi ada untungnya juga punya teman2 yang suka iseng mengingatkan tentang makanan en jajanan di jakarta, soalnya aku jadi ngiler beneran en mau ngga mau tertantang untuk bikin...huahahahah! Kebetulan ibu mertua mengirim sekantong besar jamur, ngga tau mo dibikin apa, akhirnya end up dengan bikin ayam jamur buat taburan mie ayam :)

Akhirnyaaaa....kali ini kesampaian makan mie ayam jamur yummy buatan sendiri :) Halal, bersih, pakai sayuran segar, ditaburi bawang goreng asli cirebon dan daun bawang! Mantap rasanya! Yipppiii.... senangnya bisa makan mie ayam lagi. LOL



Coba dilihat ayam jamurnya, mengkilat menggugah selera gituh yah? Dibawah putu yang lebih deketnya, duh yang masaknya ajah jadi kpingin nyolek lagi...huahahah!

Eniwei, sebelum dilempar pulpen en mouse sama temen2 di kantor yang lagi ngiler, (yakin deh, pasti pada langsung manggil opis boi buat beli mie ayam gerobak di lokasi terdekat...hahahah!)mending langsung nulis resepnya :) Berikut sodara sodara, resep mie ayam jamur keluaran dapur ringwood (pokoknya mie ayam bangka, mie ayam roxy apalagi bakmi GM yang tersohor itu, lewaaaaatt....hihihi!)



Mie Ayam Jamur

Bahan:
(untuk taburan ayam jamur)
500 gr daging ayam cincang
250 gr jamur
3 buah bawang putih
2 cm jahe digeprak
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin hikoman
1 sdm saus tiram
1 sdm minyak wijen
minyak goreng untuk menumis
gula & garam secukupnya

Bahan Pelengkap:
mie kering long life
sawi hijau direbus sebentar
daun bawang dirajang halus untuk taburan
bawang goreng

Cara Membuat:
1. Rajang bawang putih dan tumis hingga harum
2. Masukkan jahe dan ayam cincang, aduk2 sampai ayam berubah warna
3. Masukkan jamur dan masak hingga jamur matang
4. Masukkan semua kecap manis, kecap asin dan saus tiram, aduk2 hingga rata. terakhir masukkan minyak wijen, gula dan garam.
5. Sendokkan ayam jamur yang sudah matang diatas mie long life dan sawi yang sudah direbus, taburi dengan daun bawang dan bawang goreng, enjoyyy....!

Wednesday, January 20, 2010

Ayam Hainan

Menjelang makan malam, udah ngeluarin ayam dari freezer tapi mati gaya :) Seperti biasa, ngga ngerti mau masak apa LOL. Searching di net (oh, i love this cyber life! it help me in such incredible way of anything) ketemu lah resepnya mbak dita yang aslinya dari lenny & watz and as you know, resep ini kepilih karena cara memasaknya teramat sangat mudah...hihihihi!


Yang paling mengecewakan: banyaknya perlengkapan dapur yang harus aku pakai :( dari mulai sauce pan, penggorengan sampe rice cooker semuanya terpakai, jadi ada kerjaan extra mencuci semua...hahahah! But it was well worthed. Hasilnya enak banget! Sampe aku sendiri yang makan ajah ngga percaya kalu ini bukan take away dari chinese cuisine, even lebih enak dari aslinya di singapore :D hillarious, it's so yummy!

Buatku, yang paling asoy itu sambelnya. maknyoos! Pedes en seger! Pokoknya kalu mo bikin ayam hainan ini harus bikin sambelnya juga, dijamin merem melek, pedes, asem, manis...suegeer! Bikin satu mangkok yang ngabisin aku sendiri, sampe dijilat2 gitu deh mangkoknya...hahaha...*lebay*

Karena pumpkin cuma mau makan ayam tanpa kulit (skin off) bagian dada, waktu di rebus en dipotong2 kelihatan dalamnya kering. Di resep sih dibilang harus dioles minyak wijen, tapi pumpkin ngga mau tambahan minyak wijen, jadinya yah begitu ajah...kering :( kalau aku sih penggemar setia sayap, (yang masih ada kulitnya) jadi pas dikeluarkan dari air rebusan dikasih sedikiiiiit aja (setetes kayaknya) minyak wijen, en hasilnya...mantab!

Berhubung aku masaknya agak lama, jadi kita makan malamnya telat en nafsu makan udah berkurang (aah masa??). Walhasil nasi-nya ngga kemakan semua. Heran juga, kok kita berdua cepat merasa kenyang, hihihi! Besok paginya sisa nasi aku buat sarapan (buat aku sendiri lhoo...pumpkin mah makan sereal ajah seperti biasa) en menurutku rasa nasinya lebih enak, walaupun aku cuma makan nasinya tho' karena ayam-nya udah habis (mungkin karena udah nginep en bumbunya lebih meresap).


Sebelum pada ngiler ngeliatnya, mending langsung bikin aja deh :). Ini resepnya:

Ayam Hainan

Bahan Kuah :
1 Ekor Ayam
Daun bawang, potong-potong
Jahe, potong-potong gak perlu dikupas kulitnya
Air untuk merebus
Garam
Minyak wijen

Bahan Nasi :
Beras, cuci bersih
Daun bawang, cincang
Bawang putih, cincang
Minyak untuk menumis

Bahan Sambal :
Cabe merah, potong-potong kecil
Bawang Merah, potong-potong kecil
Garlic, cincang
Ginger, kupas dan parut
Air jeruk nipis
Cuka
Gula
Garam

Bahan Saus Kecap :
Kecap Kikoman
Minyak Wijen

Chinese Cabbage (aku ngga pake)

Cara Membuat :
1. Rebus ayam beserta daun bawang dan jahe, sampai mendidih dan ayam matang. Beri garam secukupnya.
2. Sementara menunggu rebusan ayam, siapkan sambal jahe. Campur semua bahan jadi satu.
3. Setelah itu siapkan beras. Tumis bawang putih dan daun bawang sampai harum, kemudian masukkan beras. Aduk sampe rata. Setelah kaldu siap, masukkan air kaldu sebagian untuk memasak nasi. Tunggu sampai tanak.
4. Beri air kaldu pada sambal.
5. Jika ayam sudah matang, angkat. Kucuri dengan air dingin untuk menghentikan proses masak. Kemudian keringkan dan baluri ayam dengan minyak wijen. Dengan cara ini kulit ayam menjadi lebih crispy.
6. Siapkan saus kecap dengan mencampur kecap kikoman dengan minyak wijen.
7. Potong-potong chinese cabbage, letakkan dalam mangkuk dan tuangi dengan air kaldu.
8. Potong-potong ayam sesuai selera.
9. Sajikan bersama nasi, sambal dan saus.